Barito Selatan

Titik Panas Karhutla di Barsel Sempat Tembus 700, Langit Buntok Berwarna Oranye

×

Titik Panas Karhutla di Barsel Sempat Tembus 700, Langit Buntok Berwarna Oranye

Sebarkan artikel ini
Kondisi kabut asap di Buntok (red)

Literasivirtual.com, Buntok – Sebanyak 700 titik panas akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), mengakibatkan kabut asap pekat menyelimuti sejumlah wilayah hingga membuat langit tampak berwarna oranye pada Kamis (15/10/2026).

Kondisi tersebut menjadi gambaran nyata dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih membayangi wilayah Barsel. Asap yang menyelimuti kawasan menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, serta kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barsel, Agus In’yulius mengatakan, titik panas terdeteksi pada Rabu (14/10/2026) kemarin mencapai 700 titik. Namun hari ini turun sebanyak 169 titik dengan level mulai dari medium sampai high berdasarkan data dari SiPongi.

“Jumlah titik panas karhutla ini naiknya kemarin bertahap, mulai dari 4 titik, 8, 137, hingga mencapai 700 titik,” ucapnya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menginformasikan kepada para Camat untuk mengantisipasi titik-titik karhutla tersebut supaya tidak berkembang menjadi titik api yang lebih besar.

Munculnya titik panas secara signifikan dalam 1 hari tersebut diduga terjadi akibat adanya kesengajaan dibakar.

“Kebakaran ini diduga dibuat oleh manusia, karena kemarin titik panas hanya sebanyak 4 titik dan ini tiba-tiba muncul kembali dalam jumlah banyak serta di berbeda tempat,” terangnya.

Di balik langit yang berubah menjadi oranye, terdapat persoalan yang lebih penting, yakni risiko kesehatan akibat paparan asap kebakaran.

Partikel halus yang terkandung dalam asap dapat mengganggu sistem pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan atau gangguan kesehatan tertentu. (Red)